Tentang
Lebih baik merilis sesuatu daripada membicarakan rilis.
Saya mulai membangun karena ingin ada sesuatu yang sebelumnya belum ada. Sampai sekarang alasannya masih itu.
Saya mahasiswa Teknik Informatika di Universitas Muhammadiyah Semarang angkatan 2022, dan di suatu titik project sampingan itu berubah jadi studio. MeowLabs lahir dari situ — digital agency kecil yang membangun website, aplikasi, dan internal tools untuk usaha lokal yang kalau tidak begitu cuma punya katalog WhatsApp.
Pekerjaannya terbagi kira-kira dua. Separuh soal produk: KosAtlas untuk manajemen kos, SIMPUS untuk puskesmas yang tersambung BPJS dan SATUSEHAT, e-commerce untuk orang yang menjual barang buatannya sendiri. Separuh lagi soal AI dan hardware: model triase, teleradiologi, analisis sentimen teks Indonesia, dan kamera trap bertenaga surya yang harus bisa membedakan tikus dari bayangan pukul dua pagi.
Benang merahnya: saya suka masalah yang punya tepi — ada yang bisa diukur di ujungnya, dan ada orang di seberang sana yang sadar kalau itu berhasil.
“Selalu belajar. Selalu membangun.”
Ke mana waktunya pergi.
Founder & Lead Developer
MeowLabsMenjalankan studio: scoping, pricing, delivery, dan sebagian besar kodenya.
Product Developer
Membangun produk milik studio sendiri, termasuk bagian yang menentukan produknya menghasilkan atau tidak.
Full-Stack & AI Developer
Sistem puskesmas, e-commerce, chatbot, dan IoT — biasanya dalam bulan yang sama.
Teknik Informatika
Tempat sisi AI dan IoT dari pekerjaan ini menemukan pijakannya.